Pakmailsantarosa.com, Kista adalah momok yang cukup menakutkan bagi wanita, karena penyakit kista menyerang organ kewanitaan atau organ reproduksi wanita. Penyebab penyakit kista memang beragam, sehingga kita harus waspada akan kista tersebut. Kista dapat berkembang dalam ovarium wanita dalam beberapa kondisi dan penyebab yang berbeda.

Penyebab Kista.
Penyebab Kista.

Kista sendiri merupakan sebuah kantong yang menyerupai balon yang berisi cairan, selain itu kista juga dapat berkembang di salah satu ovarium atau keduanya. Karena semua wanita memiliki rahim dan ovarium, sehingga semua wanita rentan terkena kista, namun tidak semua wanita sadar memiliki kista yang tumbuh di dalam tubuhnya.

Berikut ini adalah beberapa penyebab kista yang bisa menjadi informasi penting bagi seluruh wanita, agar dapat mencegah daripada mengobati karena telah mengetahui penyebab dari kista tersebut.

Terlalu Muda Saat Mendapatkan Menstruasi

Ketika seorang wanita mengalami menstruasi pertama dalam usia yang masih sangat muda atau rata-rata kurang dari 11 tahun maka bisa mengembangkan jenis kista folikel. Hal ini bisa terjadi karena produksi hormon dalam tubuh akan mendorong produksi folikel yang seharusnya melepaskan sel telur secara rutin. Namun dalam waktu tertentu ada folikel yang tidak bisa melepaskan sel telur dan memicu tumbuhnya kista.

Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Siklus menstruasi yang tidak teratur memang sangat umum terjadi pada wanita dan bahkan untuk semua umur yang sudah mendapatkan periode menstruasi. Hal ini bisa menyebabkan kista ketika ada banyak folikel yang dihasilkan oleh ovarium namun, sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk melepaskan sel telur ketika masa ovulasi.

Ketika masa ovulasi tidak terjadi dalam waktu yang teratur maka folikel yang ada diovarium bisa berkembang menjadi kista. Biasanya jenis kista ini hanya menjadi tambahan dari gejala kelainan lain dalam organ reproduksi seperti penyakit sindrom ovarium polikistik.

 Hormon Tidak Seimbang

Produksi hormon kesuburan yang tidak teratur akan menyebabkan pertumbuhan  kista. Kondisi ini paling sering terjadi pada remaja atau orang dewasa yang cenderung memiliki tingkat stress yang lebih tinggi. Kadar estrogen yang terlalu tinggi akan menyebabkan masalah untuk kelenjar limfa, usus, ginjal dan organ lain.

Penyebab Kista.
Penyebab Kista.

Stres

Ada banyak hal yang terjadi dalam tubuh ketika seseorang mendapatkan stres atau tekanan pikiran dalam waktu yang sangat panjang. Bahkan kondisi depresi juga bisa menyebabkan pembentukan kista. Kondisi ini berhubungan dengan masalah tidak seimbangnya hormon. Ketika seorang wanita tidak memiliki progesteron dalam jumlah yang cukup mak,  folikel yang seharusnya melekatkan sel telur tidak dapat bekerja. Folikel akan berkembang terus untuk jangka waktu tertentu dan membentuk kista.

Obesitas

Obesitas atau badan yang lebih gemuk di sekitar panggul juga bisa menyebabkan kista ovarium. Kondisi ini disebabkan karena jaringan lemak yang tumbuh di bagian perut dan sekitarnya mendorong berbagai masalah seperti ketidakseimbangan hormon, kemampuan ovulasi yang sangat kecil dan produksi folikel yang banyak namun sama sekali tidak bisa melepaskan sel telur.

Sindrom Polikistik Ovarium

Sindrom ini sangat umum untuk semua wanita dan biasanya diawali dengan menstruasi yang tidak teratur. Hal ini bisa terjadi karena dorongan hormon lutein yang seharusnya mengirimkan sinyal ke oyak untuk meninduksi folikel dalam ovarium untuk melepaskan sel telur dan ternyata tidak terjadi. Akibatnya maka banyak folikel yang diproduksi namun sama sekali tidak bisa melepaskan sel telur. Biasanya jenis kista ini bisa sembuh sendiri setelah melewati empat kali siklus menstruasi.

Konsumsi Obat Penyubur

Konsumsi berbagai jenis obat penyubur juga dapat menjadi penyebab penyakit kista. Kondisi ini sangat mungkin terjadi ketika wanita mengkonsumsi obat penyubur dan mereka menghasilkan folikel dalam jumlah yang sangat banyak. Namun tidak semua folikel bisa melepaskan sel telur dan akibatnya justru menyebabkan terbentuknya kista. Jenis obat penyubur yang mengandung clomyd sangat berpotensi tinggi menyebabkan kista.

Hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah sebuah kondisi tubuh yang terjadi ketika tubuh bereaksi dan secara otomatis tidak lagi memproduksi tiroksin. Seorang wanita yang mengalami hal ini bisa mendapatkan tekanan yang sangat berat sehingga lebih mudah marah, tidak bisa berpikir cepat, reaksi yang sangat lambat dan metabolisme yang sangat lambat sehingga tubuh menjadi gemuk.

Kelainan ini akan mendorong terbentuknya kista ovarium karena produksi hormon dalam tubuh berjalan lambat dan bahkan ovarium bisa sama sekali tidak memproduksi sel telur.

Melahirkan dan Tidak Menyusui

Seorang ibu yang sudah pernah melahirkan dan tidak menyusui juga bisa menyebabkan kista ovarium. Kondisi ini bisa terjadi karena perubahan hormon seorang ibu yang harus menyusui dan hormon yang diproduksi untuk menyiapkan kondisi ovarium. Peran hormon sangat penting dalam proses ini dan ibu yang menyusui memiliki resiko yang lebih rendah untuk mengembangkan kista ovarium.

Endometriosis

Endometriosis adalah sebuah kondisi ketika rahim membentuk lapisan yang tumbuh dalam bentuk jaringan yang tumbuh di bagian dalam rahim. Jaringan yang tumbuh dan melekat pada bagian ovarium akan menyebabkan pembentukan kista. Endometriosis biasanya akan menyebabkan masalah setiap siklus menstruasi karena mendorong rasa sakit dan pendarahan yang lebih banyak.

Pola Makan Buruk

Pola makan yang buruk seperti konsumsi lemak yang berlebihan bisa menyebabkan pembentukan kista ovarium. Lemak akan memicu masalah yang sangat penting dalam pengaruhnya untuk produksi hormon. Selain itu, ketika tubuh kekurangan vitamin dan mineral maka bisa menyebabkan masalah ganguan ovulasi yang menjadi penyebab penyakit kista.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here